Delapan tips “Cara Nikmat Menghafal Qur’an”
✅Menghafal tidak harus hafal. Yang penting menghafal dengan durasi rutin yang konsisten: satu satu jam sehari.
✅Menghafal bukan untuk diburu-buru, tetapi juga bukan untuk ditunda-tunda. Sebab, syarat orang yang menghafal Al Qur’an itu tidak harus masih muda, sebagaimana syarat untuk mati, juga tidak harus sudah tua.
✅Menghafal bukan untuk khatam, tetapi untuk hidup setia bersama Al Qur’an. Agar bisa lebih dekat bersama Allah.
✅Menghafal merasa senang jika sedang dirindukan ayat. Jika ada ayat yang susah diingat/dihafalkan, maka sebenarnya orang itu sedang dirindukan ayat. “Karena saking rindunya ayat itu dengan kita, maka dia tidak mau beranjak dari kita. Allah sedang menghadiahkan kita untuk dikangenin sama ayat tersebut,”Maka kita harus senang jika ada ayat yang lama dihafalkan. Namun,
✅menghafalkan Al Qur’an itu harus tidak dengan “sabar”, tetapi dengan rasa “bersyukur”. “Lampaui sabarmu sampai muncul rasa bersyukur. Sebab, jika kita menghafal dengan sabar, berarti kita seperti sedang mendapat musibah. Tetapi kalau menghafal dengan rasa syukur, berarti kita sedang mendapat rahmat dari Allah,
✅Menghafal itu sama dengan makan: sesuap-sesuap, jangan langsung sepiring-sepiring. Daya ingat manusia terbatas, maka “comotan” hafalan ayatnya harus pas, agar sekali lihat bisa langsug hafal. Ibarat sedang makan, jika comotannya pas maka akan nikmat makannya. Bila sudah nikmat, makannya pasti tidak akan ingin cepat-cepat selesai.
✅Menghafal dengan fokus pada “perbedaan”, abaikan “persamaan”. Karena 80% ayat Al Qur’an itu adalah kata/kalimat pengulangan, sehingga penghafalnya hanya butuh mengerahkan 20% kekuatan sisanya. Jika fokus pada “perbedaan”nya, maka menghafalkan akan lebih mudah.
✅Menghafalkan itu harus menyediakan waktu khusus untuk mengulang (muraja’ah). Karena bagian ternikmat dari menghafal adalah mengulangnya. “Orang layak disebut sebagai Hafizh (penghafal) Qur’an jika ia sering mengulang bacaanya untuk menjaga hafalannya. Jika tidak sering mengulang, maka ia bukan seorang Hafizh Qur’an,”
✅Pastikan ayatnya sudah bertajwid: cara bacanya sudah benar sesuai tanda bacanya. Karena menghafal sudah dengan tajwid yang benar, maka akan lebih mudah menghafalnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar