Selasa, 07 Maret 2017

Arab Saudi Menerapkan Syari'at Islam, Tapi

๐Ÿšง ARAB SAUDI MENERAPKAN SYARI'AT ISLAM, TAPI...!

ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠู…ِ

✅ Al-Imam Al-‘Allamah Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata,

ุฃู‚ูˆู„- ูˆุฃุดู‡ุฏ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ุนู„ู‰ ู…ุง ุฃู‚ูˆู„ ูˆุฃุดู‡ุฏูƒู… ุฃูŠุถุงً – ุฅู†ู†ูŠ ู„ุง ุฃุนู„ู… ุฃู† ููŠ ุงู„ุฃุฑุถ ุงู„ูŠูˆู… ู…ู† ูŠุทุจู‚ ู…ู† ุดุฑูŠุนุฉ ุงู„ู„ู‡ ู…ุง ูŠุทุจู‚ู‡ ู‡ุฐุง ุงู„ูˆุทู† ุฃุนู†ูŠ ุงู„ู…ู…ู„ูƒุฉ ุงู„ุนุฑุจูŠุฉ ุงู„ุณุนูˆุฏูŠุฉ، ูˆู‡ุฐุง ุจู„ุง ุดูƒ ู…ู† ู†ุนู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู†ุง ูู„ู†ูƒู† ู…ุญุงูุธูŠู† ุนู„ู‰ ู…ุง ู†ุญู† ุนู„ูŠู‡ ุงู„ูŠูˆู…، ุจู„ ูˆู„ู†ูƒู†ู…ุณุชุฒูŠุฏูŠู† ู…ู† ุดุฑูŠุนุฉ ุงู„ู„ู‡- ุนุฒ ูˆุฌู„- ุฃูƒุซุฑ ู…ู…ุง ู†ุญู† ุนู„ูŠู‡ ุงู„ูŠูˆู…، ู„ุฃู†ู†ูŠ ู„ุง ุฃุฏّุนูŠ ุงู„ูƒู…ุงู„، ูˆุฃู†ู†ุง ููŠ ุงู„ู‚ู…ุฉ ุจุงู„ู†ุณุจุฉ ู„ุชุทุจูŠู‚ ุดุฑูŠุนุฉ ุงู„ู„ู‡ ู„ุง ุดูƒ ุฃู†ู†ุง ู†ุฎู„ ุจูƒุซูŠุฑ ู…ู†ู‡ุง، ูˆู„ูƒู†ู†ุง ุฎูŠุฑ ูˆุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ู…ู…ุง ู†ุนู„ู…ู‡ ู…ู† ุงู„ุจู„ุงุฏ ุงู„ุฃุฎุฑู‰، ูˆู†ุญู† ุฅุฐุง ุญุงูุธู†ุง ุนู„ู‰ ู…ุง ู†ุญู† ุนู„ูŠู‡ ุงู„ูŠูˆู…، ุซู… ุญุงูˆู„ู†ุง ุงู„ุงุณุชุฒุงุฏุฉ ู…ู† ุงู„ุชู…ุณูƒ ุจุฏูŠู† ุงู„ู„ู‡- ุนุฒ ูˆุฌู„- ุนู‚ูŠุฏุฉ ูˆู…ู†ู‡ุงุฌًุง ูุฅู† ุงู„ู†ุตุฑ ูŠูƒูˆู† ุญู„ูŠูู†ุง ูˆู„ูˆ ุงุฌุชู…ุน ุนู„ูŠู†ุง ู…َู†ْ ุจุฃู‚ุทุงุฑู‡ุง، ู„ุฃู† ุงู„ู„ู‡- ุนุฒ ูˆุฌู„- ูŠู‚ูˆู„ ูˆู‡ูˆ ุงู„ุฐูŠ ุจูŠุฏู‡ ู…ู„ูƒูˆุช ุงู„ุณู…ุงูˆุงุช ูˆุงู„ุฃุฑุถ: (ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุขَู…َู†ُูˆุง ุฅِู†ْ ุชَู†ْุตُุฑُูˆุง ุงู„ู„َّู‡َ ูŠَู†ْุตُุฑْูƒُู…ْ ูˆَูŠُุซَุจِّุชْ ุฃَู‚ْุฏَุงู…َูƒُู…ْ ูˆَุงู„َّุฐِูŠู†َ ูƒَูَุฑُูˆุง ูَุชَุนْุณًุง ู„َู‡ُู…ْ ูˆَุฃَุถَู„َّ ุฃَุนْู…َุงู„َู‡ُู…ْ)

๐ŸŒด “Aku katakan –dan aku persaksikan kepada Allah dan kepada kalian terhadap ucapanku ini- bahwa sungguh aku tidak mengetahui di dunia ini pada masa ini yang menerapkan syari’at Allah seperti yang diterapkan negeri ini, maksudku Kerajaan Arab Saudi, dan tidak diragukan lagi ini termasuk nikmat Allah kepada kita, maka hendaklah kita menjaga nikmat yang kita rasakan hari ini, bahkan hendaklah kita menambah penerapan syari’at Allah ‘azza wa jalla lebih banyak lagi dari apa yang sudah kita terapkan hari ini, karena kita tidak boleh mengklaim sempurna (dalam penerapan syari’at), dan memang pada kenyataannya dalam penerapan syari’at kita masih banyak kekurangan, akan tetapi segala puji hanya bagi Allah sepanjang yang kami ketahui bahwa syari’at yang kita terapkan lebih baik dari negeri-negeri yang lain.

๐ŸŒด Dan apabila kita menjaga apa yang sudah kita capai hari ini, kemudian kita terus berusaha menambah kuat berpegang teguh dengan agama Allah ‘azza wa jalla, baik aqidah maupun manhaj, maka pertolongan Allah akan selalu bersama kita meski seluruh dunia bersatu untuk memusuhi kita, karena Allah ‘azza wa jalla yang di tangan-Nya kerajaan langit dan bumi telah berfirman,

ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุขَู…َู†ُูˆุง ุฅِู†ْ ุชَู†ْุตُุฑُูˆุง ุงู„ู„َّู‡َ ูŠَู†ْุตُุฑْูƒُู…ْ ูˆَูŠُุซَุจِّุชْ ุฃَู‚ْุฏَุงู…َูƒُู…ْ ูˆَุงู„َّุฐِูŠู†َ ูƒَูَุฑُูˆุง ูَุชَุนْุณًุง ู„َู‡ُู…ْ ูˆَุฃَุถَู„َّ ุฃَุนْู…َุงู„َู‡ُู…ْ

๐ŸŒด 'Wahai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. Dan orang-orang yang kafir maka kecelakaanlah bagi mereka dan Allah menghapus amal-amal mereka'. (Muhammad: 7-8)."

๐Ÿ“š [Majmu’ Fatawa war Rosaail, 25/505-506]

๐Ÿ’ป Sumber: https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/757083554441129:0

๐Ÿ“ Tentang Kelompok Pencela:

๐Ÿ’ป http://sofyanruray.info/mengapa-hizbut-tahrir-membenci-arab-saudi/

๐Ÿ’ป http://sofyanruray.info/menyibak-hakikat-hizbut-tahrir-bantahan-terhadap-kesesatan-hizbut-tahrir-bag-1/

๐Ÿ’ป http://sofyanruray.info/untukmu-saudaraku-mualaf-pengikut-hizbut-tahrir-menyibak-hakikat-hizbut-tahrir-bag-2/

════ ❁✿❁ ════

➡ Bergabunglah dan Sebarkan Dakwah Sunnah Bersama Markaz Ta’awun Dakwah dan Bimbingan Islam ⤵️

๐Ÿ“ฎ Join Telegram: http://goo.gl/6bYB1k
๐Ÿ“ฒ Gabung Group WA: 08111377787
๐ŸŒ Fb: www.fb.com/taawundakwah
๐ŸŒ Web: www.taawundakwah.com
๐Ÿ“ฑ Android: http://bit.ly/1FDlcQo
๐ŸŽฌ Youtube: Ta’awun Dakwah
๐Ÿ“— Hastag: #Petuah_Ulama

๐Ÿ“ข *Republished By:*
๐ŸŒ ๐Ÿ“๐Ÿ“ข๐Ÿ“ŒAL-ILMU

๐Ÿ”Š [ ๐Ÿ“– ] BBG Al-Ilmu 

➡️๐Ÿ“ŒSilakan Link Joint Channel Telegram AL-ILMU 
https://t.me/bbgalilmu

๐Ÿ“ฌWhatsApp Group khusus *Ikhwan* 
https://chat.whatsapp.com/D9ZvLliAwmOCisVfB1fVGG

๐Ÿ“ฑ Info Kajian Rutin, 
https://www.facebook.com/JadwalKajianSunnah/

๐Ÿ’ป Website AL-Ilmu : http://bbg-alilmu.com
 
๐ŸŒด๐ŸŒน๐ŸŒท๐ŸŒป๐ŸŒท๐ŸŒน๐ŸŒด

Berilmu Sebelum Berucap

☘️  PENDAHULUAN ☘️

✍️ Admin MBI

Saudaraku,

Semoga Alloh senantiasa melimpahkan rahmat-Nya kepada anda.

Ketahuilah, bahwa wajib bagi kita untuk mendalami empat masalah, yaitu:

1.  Ilmu, yaitu mengenal Alloh, mengenal Nabi-Nya dan mengenal agama Islam berdasarkan dalil-dalilnya.

2.  Amal, yaitu menerapkan ilmu ini.

3.  Da'wah, yaitu mengajak orang lain kepada ilmu ini.

4.  Sabar, yaitu tabah dan teguh dalam menghadapi segala rintangan dalam menuntut ilmu, mengamalkan dan berdakwah kepadanya.

Dalilnya, firman Alloh ๏ทป:

Demi masa. Sesungguhya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman, dan mengerjakan amal shaleh dan nasehat-menasehati supaya menta'ati kebenaran, dan nasehat-menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS: Al-‘Ashr: 1-3).

Imam Asy-Syafi’i rohimahullohu ta’ala, mengatakan: “Seandainya Alloh hanya menurunkan surat ini saja sebagai hujjah buat makhluk-Nya, tanpa hujjah lain, sungguh telah cukup surat ini sebagai hujjah bagi mereka.”

Dan Imam Al-Bukhari rohimahullohu ta’ala, mengatakan: “Bab: Ilmu didahulukan sebelum ucapan dan perbuatan. 

Dalilnya firman Alloh ๏ทป:

“Maka ketahuilah bahwa sesungguhnya tidak ada Ilah/Sesembahan (Yang Haq) melainkan Alloh dan mohonlah ampunan bagi dosamu.” (QS. Muhammad: 19).

Dalam ayat ini, Alloh memerintahkan terlebih dahulu untuk berilmu (berpengetahuan), Sebelum ucapan dan perbuatan.

๐Ÿ“ข Silahkan di share semoga bermanfaat bagi yang lain...

๐ŸŒ Telegram MBI: @abulailah
➡️ Klik https://t.me/abulailah

=========๐Ÿƒ๐Ÿ€๐Ÿƒ=========

Untaian Mutiara Nasehat

๐Ÿ“Œ✏️ *UNTAIAN MUTIARA NASEHAT*


ู‚ุงู„ ุงุจู† ุงู„ู‚ูŠู… - ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ - :

« ุงู„ุตู€ู€ู€ู„ุงุฉ ู…ุฌู„ุจุฉ ู„ู„ุฑุฒู‚ ุญุงูุธุฉ ู„ู„ุตุญุฉ ุฏุงูุนุฉ ู„ู„ุฃุฐู‰ ู…ุทุฑุฏุฉ ู„ู„ุฃุฏูˆุงุก ู…ู‚ูˆูŠุฉ ู„ู„ู‚ู„ุจ ู…ุจูŠุถุฉ ู„ู„ูˆุฌู‡ ู…ูุฑุญุฉ ู„ู„ู†ูุณ ู…ุฐู‡ุจุฉ ู„ู„ูƒุณู„ »

Ibnul Qoyyim berkata,
" Ibadah shalat ( yg dikerjakan dgn baik) dapat memberi banyak manfaat, diantaranya:
1. memudahkan rizki 
2. menjaga kesehatan 
3. melindungi dari segala gangguan
4. menangkal virus-virus penyakit 
5. menguatkan hati
6. mencerahkan wajah 
7. membahagiakan jiwa 
 8. menghilangkan rasa malas

Zaadul Ma'aad (4/304)

๐Ÿ“ Oleh Ustadz Djazuli, LC ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰

๐Ÿ”Š [ ๐Ÿ“– ] BBG Al-Ilmu 

➡️๐Ÿ“ŒSilakan Link Joint Channel Telegram AL-ILMU 
https://t.me/bbgalilmu

๐Ÿ“ฌWhatsApp Group khusus *Ikhwan* 
https://chat.whatsapp.com/D9ZvLliAwmOCisVfB1fVGG

๐Ÿ“ฑ Info Kajian Rutin, 
https://www.facebook.com/JadwalKajianSunnah/

๐Ÿ’ป Website AL-Ilmu : http://bbg-alilmu.com
 
๐ŸŒด๐ŸŒน๐ŸŒท๐ŸŒป๐ŸŒท๐ŸŒน๐ŸŒด

Sebab Lapang Doa

๐Ÿ“Œ✏️ *SEBAB LAPANG DADA*

dan penjelasan bahwa nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam memiliki kesempurnaan lapang dada

Sebab terbesar untuk kelapangan dada adalah tauhid. Kelapangan dada seseorang tergantung pada kesempurnaan, kekuatan dan pertambahan tauhid.

Allah ta’ala berfirman,

ุฃَูَู…َู†ْ ุดَุฑَุญَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุตَุฏْุฑَู‡ُ ู„ِู„ุฅุณْู„ุงู…ِ ูَู‡ُูˆَ ุนَู„َู‰ ู†ُูˆุฑٍ ู…ِู†ْ ุฑَุจِّู‡ِ

“Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya)?” [Az-Zumar: 22]

ูَู…َู†ْ ูŠُุฑِุฏِ ุงู„ู„َّู‡ُ ุฃَู†ْ ูŠَู‡ุฏِูŠَู‡ُ ูŠَุดْุฑَุญْ ุตَุฏْุฑَู‡ُ ู„ِู„ุฅุณْู„ุงู…ِ ูˆَู…َู†ْ ูŠُุฑِุฏْ ุฃَู†ْ ูŠُุถِู„َّู‡ُ ูŠَุฌْุนَู„ْ ุตَุฏْุฑَู‡ُ ุถَูŠِّู‚ًุง ุญَุฑَุฌًุง ูƒَุฃَู†َّู…َุง ูŠَุตَّุนَّุฏُ ูِูŠ ุงู„ุณَّู…َุงุกِ

“Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit.” [Al-An’am: 125]

Maka hidayah dan tauhid adalah sebab terbesar lapangnya dada. Sedangkan syirik dan kesesatan adalah sebab terbesar sempit dan menyimpangnya dada.

Termasuk sebab lapang dada, cahaya yang Allah berikan di hati seorang hamba. Yaitu cahaya iman, karena keimanan akan melapangkan dan meluaskan dada serta membahagiakan hati.

Jika cahaya ini hilang dari hati seorang hamba, dia akan menjadi sempit dan susah, dan akan berada di dalam penjara yang paling sempit dan paling susah.

At-Tirmidzi dalam kitab Jami’-nya telah meriwayatkan dari Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau bersabda, “Jika cahaya masuk ke dalam hati, niscaya dia akan menjadi luas dan lapang.” Para sahabat bertanya, Tandanya apa wahai Rasulullah? Beliau menjawab, “Inabah (senantiasa kembali) kepada negri yang abadi, menjauh dari negri yang menipu, dan bersiap-siap terhadap kematian sebelum datangnya.”[1]

Maka bagian kelapangan dada seorang hamba sesuai dengan bagiannya dalam cahaya ini. Begitu pula cahaya indrawi dan kegelapan indrawi, cahaya ini akan melapangkan dada dan kegelapan ini akan menyempitkannya.

Termasuk sebab lapang dada, ilmu. Ilmu akan melapangkan dan meluaskan dada sehingga menjadi lebih luas dari dunia. Sedangkan kebodohan menimbulkan kesempitan, keterbatasan dan ketidakbebasan. Maka semakin luas ilmu seorang hamba, dadanya akan semakin lapang dan semakin luas. Namun ini bukan untuk semua ilmu, akan tetapi ilmu yang diwariskan dari Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam, yaitu ilmu yang bermanfaat. Maka orang yang memiliki ilmu ini adalah orang yang paling lapang dadanya, paling luas hatinya, paling indah akhlaknya, dan paling baik kehidupannya.

Termasuk sebab lapang dada, inabah (senantiasa kembali) kepada Allah, mencintaiNya dengan sepenuh hati, menghadap kepadaNya, dan bersenang-senang dengan beribadah kepadaNya. Maka tidak ada yang lebih melapangkan dada selain hal itu. Sampai-sampai seseorang terkadang mengatakan, seandainya aku berada di surga dengan keadaan seperti ini, sungguh aku berada dalam kehidupan yang baik.

Dan kecintaan memiliki pengaruh yang mengagumkan terhadap lapangnya dada, baiknya jiwa dan kenikmatan hati. Pengaruh ini tidak diketahui kecuali oleh orang yang merasakannya. Setiap kali kecintaan ini menguat dan mengeras, dada akan menjadi lebih lapang dan lebih luas, tidak akan sempit kecuali ketika melihat orang-orang yang kosong dari keadaan semacam ini. Maka melihat mereka akan mengotori matanya, dan bergaul dengan mereka akan menjadikan demam ruhnya.

Dan sebab terbesar dari sempitnya dada adalah berpaling dari Allah ta’ala, bergantungnya hati kepada selain Allah, lalai dari mengingatNya dan mencintai selainNya. Barangsiapa mencintai selain Allah, dia akan disiksa karenanya dan hatinya akan dipenjara di dalam mencintainya. Maka di bumi ini, tidak ada yang lebih celaka darinya, lebih buruk keadaannya, lebih susah kehidupannya dan lebih lelah hatinya darinya.

Maka ada dua kecintaan. Kecintaan sebagai surga dunia, kebahagiaan jiwa, kelezatan hati, kenikmatan ruh, makanan dan obatnya, bahkan sumber kehidupan dan ketenangannya, yaitu kecintaan kepada Allah semata dengan sepenuh hati, dan tertariknya kekuatan kecenderungan, kehendak dan cinta seluruhnya kepadaNya. Dan (yang kedua) kecintaan sebagai siksaan ruh, kegelisahan jiwa, penjara hati, kesempitan dada, dan sebagai sebab kepedihan, kelelahan dan kesusahan, yaitu kecintaan kepada selain Allah subhanahu.

Termasuk sebab lapang dada, senantiasa berdzikir (mengingat) Nya dalam seluruh keadaan dan di setiap tempat. Karena dzikir memiliki pengaruh yang mengagumkan terhadap kelapangan dada dan kenikmatan hati. Sedangkan lalai memiliki pengaruh mengagumkan terhadap kesempitan, keterbatasan dan tersiksanya hati.

Termasuk sebab lapang dada, berbuat baik kepada makhluk dan memberi manfaat kepada mereka dengan yang mungkin dilakukan, seperti dengan harta, kedudukan, manfaat dengan badan dan berbagai jenis kebaikan. Karena seorang yang dermawan dan berbuat baik adalah manusia yang paling lapang dadanya, paling baik jiwanya dan paling nikmat hatinya. Sedangkan orang bakhil yang tidak melakukan kebaikan, adalah manusia yang paling sempit dadanya, paling susah kehidupannya dan paling banyak kesedihan dan kegelisahannya. Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam telah memberikan permisalan dalam hadits shahih untuk orang yang bakhil dan orang yang bersedekah, “seperti dua orang yang memakai baju besi, setiap kali orang yang bersedekah ingin bersedekah, baju besi itu terbentang dan meluas sehingga menjulur pakaiannya dan menutupi jejaknya. Dan setiap kali orang yang bakhil ingin bersedekah, setiap halqah menempel pada tempatnya, dan tidak akan meluas atasnya.”[2]

Maka ini adalah permisalan lapangnya dada seorang mukmin yang bersedekah dan keluasan hatinya. Dan permisalan sempitnya dada orang yang bakhil dan keterbatasan hatinya.

Termasuk sebab lapang dada, keberanian. Karena orang yang pemberani memiliki dada yang lapang dan hati yang luas. Sedangkan seorang penakut adalah orang yang paling sempit dada dan hatinya, tidak ada kebahagiaan, kegembiraan, kelezatan dan kenikmatan baginya, kecuali sebagaimana yang dimiliki oleh binatang ternak. Adapun kebahagiaan, kelezatan, kenikmatan dan keindahan ruh, maka terhalangi bagi setiap orang yang penakut, sebagaimana terhalangi bagi setiap orang yang bakhil, orang yang berpaling dari Allah, lalai dari mengingatNya, bodoh terhadapNya, nama-nama, sifat-sifatNya dan agamaNya, dan hatinya bergantung kepada selain Allah. Dan sesungguhnya kenikmatan dan kebahagiaan ini akan berubah menjadi taman dan kebun di alam kubur. Sedangkan kesempitan dan keterbatasan tersebut akan berubah di alam kubur menjadi siksaan dan penjara.

Maka keadaan seorang hamba di alam kubur, sesuai dengan keadaan hati di dalam dada, baik mendapatkan kenikmatan atau siksa, penjara atau kebebasan. Dan tidaklah dianggap kelapangan dada ini jika disebabkan oleh sesuatu hal yang sementara. Karena hal itu akan hilang ketika sebabnya hilang. Dan yang menjadi patokan adalah sifat yang ada dalam hati yang menyebabkan kelapangan hati atau keterbatasannya. Maka itulah timbangannya, wallahul musta’an.

Termasuk sebab lapang dada, bahkan yang paling besar, mengeluarkan rusaknya hati dari sifat-sifat tercela yang menyebabkan kesempitan dan tersiksanya hati, dan menghalangi hati dari mendapatkan kesembuhan. Karena seorang manusia jika melakukan berbagai sebab yang melapangkan dadanya, namun dia tidak mengeluarkan sifat-sifat tercela tersebut dari hatinya, dia tidak akan menggapai kelapangan dadanya sama sekali. Dan paling tidak, dia akan memiliki dua materi yang saling bergantian dalam hati, sedangkan hati itu dikuasai oleh materi yang dominan terhadapnya.

Termasuk sebab lapang dada, tidak berlebih-lebihan dalam memandang, berbicara, mendengar, bergaul, makan dan tidur. Karena berlebih-lebihan dalam hal ini akan berubah menjadi kepedihan, kegelisahan dan kesedihan dalam hati, yang akan membatasinya, menahannya, menyempitkannya dan hati akan tersiksa karenanya. Bahkan kebanyakan siksaan dunia dan akhirat disebabkan karenanya.

Maka laa ilaaha illallah, alangkah sempitnya dada orang yang memiliki andil dalam seluruh ke

Ebook Doa Dan Dzikir

๐Ÿ“Œ✏️ *Ebook Doa dan Dzikir* 

Karya Syaikh Prof. DR. Abdurrazaq bin Abdul Muhsin al-Badr

Link download http://bit.ly/bukudzikir

Daftar Isi
• Pengantar Penulis
• Keutamaan Dan Perintah Untuk Berdzikir
• Keutamaan Do`a
• Keutamaan Istighfar
• Syarat Dan Adab Do`a
• Keutamaan Membaca al-Qur`an
•  Keutamaan Tahmid,  Takbir,  Tahlil
•  Menghitung Tasbih
•  Keutamaan Lafazh ู„ุงَ ุญَูˆْู„َ ูˆَู„ุงَ ู‚ُูˆَّุฉَ ุฅِู„ุงَّ ุจِุงู„ู„ّู‡ِ
•  Keutamaan Bershalawat  Kepada Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…
•  Dzikir Pagi Dan Petang
•  Dzikir Seputar Tidur
•  Dzikir Setelah Bangun Tidur
•  Do`a Ketika Terkejut Saat Tidur
•  Do`a Ketika Melihat Sesuatu Yang Disukai Atau Dibenci Dalam Mimpi
•  Do`a Keluar Rumah
•  Do`a Masuk Rumah
•  Do`a Keluar Dan Masuk Kamar Mandi
•  Do`a Wudhu`
•  Do`a Berangkat Dan  Keluar - Masuk Masjid
•  Do`a Ketika Mendengar Adzan
•  Do`a Istiftah
•  Do`a Ruku`, Bangkit Dari Ruku`, Sujud Dan Duduk Antara Dua Sujud
•  Do`a Tasyahhud Dan Shalawat
•  Do`a Dalam Shalat Dan Setelah Tasyahhud
•  Dzikir Setelah Salam
•  Do`a Qunut Witir
•  Do`a Istikharah
•  Do`a Ketika Mengalami Kesusahan Dan Kesedihan
•  Do`a Ketika Bertemu Musuh
•  Do`a Ketika Tertimpa Musibah
•  Do`a Orang Yang Memiliki Hutang
•  Dzikir Untuk Mengusir Setan
•  Bacaan-Bacaan Ruqyah Untuk Orang Sakit
•  Do`a Orang Yang Sedang Sakarat
•  Ucapan Ta’ziyah
•  Do`a Shalat Jenazah
•  Do`a Setelah Mayit Dimakamkan
•  Do`a Ketika Ziarah Kubur
•  Do`a  Istisqa’ (Meminta  Hujan)
•  Do`a Ketika Angin Bertiup Kencang
•  Do`a Ketika Mendengar Petir
•  Do`a Ketika Turun  Hujan
•  Do`a Ketika Terjadi Gerhana Matahari Dan Bulan
•  Do`a Melihat Hilal (Awal Bulan Hijriyah)
•  Dzikir Seputar Puasa
•  Do`a Pada Malam Lailatul Qadar
•  Do`a Naik Kendaraan Dan Safar
•  Do`a Ketika Masuk ke Suatu Kampung Atau Negeri
•  Do`a Ketika Singgah di Suatu Tempat
•  Dzikir Seputar Makan Dan Minum
•  Do`a Untuk Orang Yang Memberi Makan Dan Minum
•  Hadits Seputar Salam
•  Dzikir Ketika Bersin
•  Dzikir Seputar Pernikahan, Ucapan Selamat Dan Do`a Ketika Menemui Istri
  Dzikir Seputar Bayi
•  Do`a Ketika Memakai Pakaian Baru
•  Do`a Yang Diucapkan Bagi Orang Yang Mengenakan Pakaian Baru
•  Do`a Ketika Mendengar Ayam Berkokok,  Keledai Meringkik Dan Anjing Menggonggong Pada Malam Hari
•  Do`a Kaffaratul Majelis
•  Dzikir Ketika Marah
•  Do`a Ketika Melihat Orang Yang Tertimpa Musibah
•  Dzikir Ketika Masuk Pasar
•  Do`a Yang Diucapkan Ketika Ada Orang Yang Mengatakan: “Aku Mencintaimu”
•  Do`a Untuk Orang Yang Berbuat Baik Kepada Kita
•  Do`a Melihat Putik Buah
•  Do`a Ketika Melihat Sesuatu Yang Menakjubkan Lalu Khawatir Terhadap Pengaruh Pandangan Mata (‘Ain)
•  Do`a-Do`a Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… Dan Perlindungannya
• Biografi Singkat Penulis

[ KonsultasiSyariah.com ]

๐Ÿ“ข *Republished By:*
๐ŸŒ ๐Ÿ“๐Ÿ“ข๐Ÿ“ŒAL-ILMU

๐Ÿ”Š [ ๐Ÿ“– ] BBG Al-Ilmu 

➡️๐Ÿ“ŒSilakan Link Joint Channel Telegram AL-ILMU 
https://telegram.me/bbgalilmu.

๐Ÿ“ฌWhatsApp Group khusus *Ikhwan* 
https://chat.whatsapp.com/D9ZvLliAwmOCisVfB1fVGG

๐Ÿ“ฑ Info Kajian Rutin, 
https://www.facebook.com/JadwalKajianSunnah/

๐Ÿ’ป Website AL-Ilmu : http://bbg-alilmu.com
 
๐ŸŒด๐ŸŒน๐ŸŒท๐ŸŒป๐ŸŒท๐ŸŒน๐ŸŒด

Berdo'alah Niscaya Allah Akan Kabulkan Doa Kalian

๐Ÿ“Ž BERDO'ALAH, NISCAYA ALLAH AKAN KABULKAN DOA KALIAN

๐Ÿ‘ค Umar bin Khattab radhiyallahu anhu berkata :
๐Ÿ”ด "Barang siapa diberi kemudahan berdoa, (doanya) akan dikabulkan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

ุงุฏุนูˆู†ูŠ ุฃุณุชุฌุจ ู„ูƒู…

“Berdoalah kalian niscaya Aku kabulkan.” (Qs. Ghafir 60) 


๐Ÿ”ด Barang siapa diberi kemudahan bersyukur, niscaya akan ditambah kenikmatannya, berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :

ู„ุฅู† ุดูƒุฑุชู… ู„ุฃุฒูŠุฏู†ูƒู…

“Jika kalian mau bersyukur, niscaya Aku tambah kenikmatan yang Aku berikan kepada kalian.” (Qs. Ibrahim 7)


๐Ÿ”ด Barang siapa diberi kemudahan untuk meminta ampun kepada Allah subhanahu wa ta’ala, niscaya Allah mengampuninya, berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :

ูˆุงุณุชุบูุฑูˆุง ุงู„ู„ู‡ ุฅู† ุงู„ู„ู‡ ุบููˆุฑ ุฑุญูŠู…

“Mintalah kalian ampun kepada Allah subhanahu wa ta’ala, sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Qs. al-Muzzammil 20). 

__________________________

๐Ÿ“š Al-Bayan wat Tabyin, 3/288

๐ŸŒ Web | shahihfiqih.com/tazkiyatun-nafz/berdoalah-niscaya-allah-akan-kabulkan-doa-kalian/

๐ŸŒ Telegram : @shahihfiqih - bit.ly/1S3K8sW 
๐Ÿ“ฑ Instagram : Instagram.com/ShahihFiqih 
๐Ÿ“บ Twitter : twitter.com/shahihfiqih
๐Ÿ’ป Facebook : facebook.com/shahihfiqih

Dibalik Kata Jangan


WASPADA PROPAGANDA TERSELUBUNG DALAM PARENTING...!!!
INGATLAH SLALU ANAK ADALAH ASSET PALING BERHARGA DUNIA AKHIRAT.

Menarik... Rangkuman dr ceramah ustadz faudhil adzim, abah ihsan n budi azhari

๐Ÿ˜’ADA APA DENGAN KATA ๐Ÿ™…JANGAN๐Ÿ˜ณ

Untuk para orang tua & pendidik harap di simak dengan seksama....!!!!

Kekeliruan Buku Pendidikan:

(1). Mengharomkan kata JANGAN๐Ÿ™…

Salah seorang pendidik pernah berkata, 
๐Ÿ‘‰"Pintu terbesar yang paling mudah dimasuk oleh YAHUDI adalah 2 yaitu 
๐Ÿ”ดdunia psikologi dan 
๐Ÿ”ตdunia pendidikan."

Karena itulah, berangkat dari hal ini. 
Kita akan mengupas beberapa "KEKELIRUAN" pada 
๐Ÿ“”๐Ÿ“”buku-buku 
๐Ÿ‘‰pendidikan, 
๐Ÿ‘‰seminar, 
๐Ÿ‘‰teori pendidikan, dll. 
yang kadang sudah menjangkiti beberapa para 
๐Ÿ‘ณpendidik muslim, 
๐Ÿ‘ชpara ayah dan ibu.

Beberapa waktu lalu, ana sepakat dengan hal ini. 
Maka dengan tertulisnya artikel ini, 
ana BERTAUBAT kepada Alloh subhanahu wa ta'ala dari bahayanya doktrin di atas.

๐Ÿ˜ณMari kita lihat, beberapa perkataan-perkataan 
'DALAM PENDIDIKAN' tentang larangan mengucapkan kata ๐Ÿ™…JANGAN pada anak,

๐Ÿ”ฑDiantaranya Ayah Edy, 
dia mengatakan pada buku 'Ayah Edy Menjawab hal. 30,

"..gunakan kata-kata preventif, seperti 
๐Ÿ”„hati-hati, 
๐Ÿšซberhenti, 
❌diam di tempat, atau 
⛔stop. 
Itu sebabnya kita sebaiknya tidak menggunakan kata JANGAN karena alam bawah sadar manusia tidak merespons dengan cepat kata JANGAN..."

๐Ÿ”ฑPada media online, detik.com, pernah menulis judul artikel :

'Begini Caranya Melarang Anak 
Tanpa Gunakan Kata 'Tidak' atau 
JANGAN, 
bertuliskan demikian,

"...Tak usah bingung, untuk melarang anak tak melulu harus dengan kata JANGAN atau tidak..."

๐Ÿ”ฑPada sebuah artikel lain, berjudul, 
"Mendidik Anak Tanpa Menggunakan Kata JANGAN” 
tertulis,

"Kata JANGAN akan memberikan nuansa negatif dan larangan dari kita sebagai orang tua, 
maka dari itu coba untuk mengganti dengan kata yang lebih positif dan berikan alasan yang dapat diterima anak..."

๐Ÿ˜คNah,
inilah SYUBHAT (KERAGUAN).๐Ÿ˜ฅ

๐Ÿ˜’Indah nampaknya, 
tapi di dalamnya terkandung "bahaya yang kronis".๐Ÿ˜ฑ

Mari kita bahas syubhat yg mereka gelontorkan.

Sebelumnya, 
๐Ÿ˜’kalau kita mau teliti, 
mari kita tanyakan kepada mereka yang melarang kata JANGAN, 
apakah ini punya landasan dalam al-Qur'an dan hadits?๐Ÿ˜ณ

๐Ÿ˜’Apakah semua ayat di dalam al-Qur'an tidak menggunakan kata "Laa (JANGAN)"?

๐Ÿ˜’Mereka pun mengatakan jangan terlalu sering mengatakan JANGAN.

๐Ÿ˜คSungguh mereka lupa bahwa lebih dari 500
kalimat dalam ayat Al-Qur’an
menggunakan kata JANGAN.

✊๐Ÿ˜ณAllohu Akbar, 
banyak sekali!

๐Ÿ˜’Mau dikemanakan kebenaran ini? 
Apa mau dibuang? 
Dan diadopsi dari teori dhoif?

๐Ÿ˜’Kalau mereka mengatakan kata JANGAN bukan tindakan preventif (pencegahan),
maka kita tanya, 
๐Ÿ˜ณapakah Anda mengenal Luqman AL-Hakim?

Surah Luqman ayat 12 sampai 19. 
๐Ÿ‘‰Kisah ini dibuka dengan penekanan Allaah bahwa Luqman itu orang yang diberi hikmah, 
๐Ÿ‘‰orang arif yang secara tersirat kita diperintahkan untuk meneladaninya (“walaqod ataina luqmanal hikmah….” . dst)

๐Ÿ˜ณApa bunyi ayat yang kemudian muncul?

Ayat 13 lebih TEGAS menceritakan bahwa Luqman itu berkata kepada anaknya,

“Wahai anakku, 
๐Ÿ™…JANGANLAH engkau menyekutukan Alloh. 
Sesungguhnya syirik itu termasuk dosa yang besar”.

Inilah bentuk tindakan preventif yang divaliditas dalam al-Qur'an.

Sampai pada ayat 19, 
ada 4 kata “laa” (JANGAN) 
yang dilontarkan oleh Luqman kepada anaknya, 
yaitu
๐Ÿ™…“laa tusyrik billah”, 
๐Ÿ™…“fa laa tuthi’humaa”, 
๐Ÿ™…“Wa laa tusho’ir
khoddaka linnaasi”, dan 
๐Ÿ™…“wa laa tamsyi fil ardli maraha”.

Luqman tidak perlu mengganti kata “JANGAN menyekutukan Alloh” dengan
(misalnya) 
“esakanlah Alloh”.

Pun demikian dengan “Laa” yang lain, 
tidak diganti dengan kata-kata kebalikan yang bersifat anjuran.

๐Ÿ˜ณMengapa Luqmanul Hakim tidak menganti "JANGAN" dengan "diam/hati-hati"? 
๐Ÿ‘‰Karena ini bimbingan Alloh.๐Ÿ˜ƒ
Perkataan "JANGAN" itu mudah dicerna oleh anak, ๐Ÿ˜ณ
sebagaimana penuturan Luqman Hakim kepada anaknya.

Dan perkataan JANGAN juga 
➕positif, 
➖tidak negatif.

Ini semua bimbingan dari Alloh subhaanahu wa ta'aala, 
๐Ÿ™…bukan teori pendidikan Yahudi.

Adakah pribadi psikolog atau pakar parenting pencetus aneka teori ‘modern’ yang melebihi kemuliaan dan senioritas Luqman?

๐Ÿ™…Tidak ada!

Luqman bukan nabi, 
tetapi namanya diabadikan oleh Allaah dalam Kitab suci karena ketinggian ilmunya. ๐Ÿ˜Œ

Dan tidak satupun ada nama psikolog kita temukan dalam kitabullah itu.๐Ÿ’

Membuang kata “JANGAN” justru menjadikan anak hanya DIMANJA oleh pilihan yang serba benar.

๐Ÿ˜‘Ia tidak memukul teman bukan karena mengerti bahwa memukul itu terlarang dalam
agama, 
tetapi karena lebih memilih berdamai.

๐Ÿ˜‘Ia tidak sombong bukan karena kesombongan itu dosa, 
melainkan hanya karena menganggap rendah hati itu lebih aman baginya.

๐Ÿ˜‘Dan, kelak, ia tidak berzina bukan karena takut adzab Allaah, 
tetapi karena menganggap bahwa menahan nafsu itu pilihan yang dianjurkan orang tuanya.

Nas alulloha salaman wal 'afiyah.

Anak-anak hasil didikan tanpa “JANGAN”
 berisiko tidak punya 
“sense of syariah” 
dan keterikatan hukum. ๐Ÿ˜ฑ

Mereka akan sangat tidak peduli melihat kemaksiatan bertebaran,

tidak perhatian lagi dengan 
"amar ma'ruf nahi mungkar", 
tidak ada lagi minat untuk mendakwahi manusia yang dalam kondisi bersalah, 
karena dalam hatinya berkata

“itu pilihan mereka, saya tidak demikian”.๐Ÿ˜’

๐Ÿ˜ทMereka bungkam melihat penistaan agama karena otaknya berbunyi

“mereka memang begitu, yang penting saya tidak melakukannya”.

Itulah sebenar-benar paham liberal, 
yang ‘humanis’, toleran, dan menghargai pilihan-pilihan.

Jadi, 
yakini dan praktikkanlah teori parenting Barat itu agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi liberal.

Simpan saja AL-Qur’an di lemari paling dalam

๐Ÿ˜คdan tunggulah suatu saat akan datang suatu pemandangan yang sama seperti kutipan kalimat di awal tulisan ini.

๐Ÿ˜ญAstagfirulloh...
Semoga Alloh subhanallohu wa ta'aala memberi taufik kepada kita semua.....

Aamiin ๐Ÿ˜‡