Senin, 31 Juli 2017

Tarbiyatul Walidain Sebelum Tarbiyatul Aulad

🌿Nasehat Ulama🌿:


🌿TARBIYATUL WALIDAIN SEBELUM TARBIYATUL AULAD🌿


Banyak orangtua yang menyangka bahwa mereka sedang memperbaiki anak-anak mereka padahal sebenarnya mereka justru sedang merusak anak-anak mereka sendiri tanpa mereka sadari.


Banyak orang yang sibuk mencari materi "tarbiyatul aulad" (pendidikan anak) tapi jarang yang sibuk mencari materi "tarbiyatul walidain" (pendidikan kedua orangtua). Padahal yang pertama hanyalah cabang dari yang kedua. Pendidikan anak adalah cabang dari pendidikan orangtua. Kalau orangtua sukses menjadi orangtua yang baik, pasti mereka tidak akan kesulitan mendidik anak-anak mereka.


Kunci mendidik anak ada 5 hal:


1. Keikhlasan


Jangan sampai mendidik anak ditujukan untuk urusan duniawi. Mendidik anak tujuannya adalah untuk menunaikan amanah Allah yang akan kita pertanggungjawabkan kelak di akhirat.


2. Keteladanan (uswah)


Mendidik bukan sekedar menyuruh anak untuk menjadi baik. Mendidik adalah kita menjadi contoh yang baik untuk anak sehingga anak dengan mudah meniru kita tanpa kita suruh.


3. Doa


Doa menunjukkan kepasrahan hati bahwa usaha kita mendidik anak selama ini tidak berarti apa-apa tanpa campur tangan Allah.


4. Kesabaran


Mendidik butuh kesabaran. Sabar untuk tidak marah ketika anak melakukan kesalahan pertama kali. Sabar untuk mengulang-ulang pelajaran tentang kehidupan. Sabar untuk menggandeng tangan anak menuju masa depannya.


5. Kasih sayang


Pendidikan tanpa kasih sayang tidak mungkin berhasil. Justru yang akan terjadi adalah kegagalan dan penyesalan.


Intinya, sebaik-baik cara adalah cara yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.


Semoga Allah menjadikan anak-anak kita sebagai penyejuk hati di dunia dan akhirat.


http://wp.me/p21X3V-7i


Follow : t.me/kajianislam

Menu Hari Ini

MENU HARI INI :

✅ Dosa Jangan di ➕ 

✅ Amal Jangan di ➖

✅ Cinta Jangan di ➗

✅ Hidup hanya 1  ❌

🌹gugur Bunga karena 

layu 

💖gugur Iman karena 

Nafsu 

💔gugur Cinta karena 

Cemburu

😄 tertawa karena 

Bahagia

😭menangis karena 

Derita

👳Bertaubat karena Dosa

😍Beribadah karena 

Takwa

🙉Hidup tanpa Cinta pasti 

Hampa

😷Hidup gila Harta pasti 

Celaka

😱Hidup penuh Dosa 

akan Binasa

👏Hidup BerSyukur akan 

Bahagia

🌲Hiduplah tiap hari seperti Matematika:

1⃣Mengalikan (x) 

keGembiraan

2⃣Mengurangi (-) 

keSedihan

3⃣Menambahkan (+) 

Semangat

4⃣Membagi ( : ) 

keBahagiaan 

5⃣Meng-kuadratkan Kasih Sayang antar seSama...💖 Hanya mngingatkan Akan hal ini.

RENUNGAN INDAH...

🎯 Ada 3 hal dalam hidup yang tidak bisa kembali:

1. Waktu

2. Ucapan

3. Kesempatan

Jagalah itu, jangan sampai kau menyesal karenanya...

🎯 Ada 3 hal yang dapat menghancurkan hidup seseorang:

1. Amarah 

2. Keangkuhan 

3. Dendam  

Hindarilah ia selalu...

🎯 Ada 3 hal yang tidak boleh hilang :

1. Harapan 

2. Keikhlasan 

3. Kejujuran 

Peliharalah ketiganya...

🎯 Ada 3 hal yang paling berharga : 

1. Kasih Sayang 

2. Cinta 

3. Kebaikan  

Pupuklah itu semua...

🎯 Ada 3 hal dalam hidup yang tidak pernah pasti:

1. Kekayaan

2. Kejayaan

3. Mimpi

Jangan terobsesi karenanya...

🎯 Ada 3 hal yang dapat membentuk watak seseorang : 

1. Komitmen

2. Ketulusan

3. Kerja Keras

Upayakanlah sekuatnya...

🎯 Ada 3 hal yang membuat kita sukses :

1. Tekad 

2. Kemauan

3. Fokus

Usahakan dengan sungguh-sungguh...

🎯 Ada 3 hal yang tidak pernah kita tahu : 

1. Rejeki

2. Umur 

3. Jodoh 

Mintalah pada Tuhan...

🎯 TAPI, ada 3 hal dalam hidup yang PASTI : 

1. Tua 

2. Sakit 

3. Kematian 

Persiapkanlah dengan sebaik-baiknya...

🎯 Semoga kita semuanya bisa selalu bahagia dan selamat dunia -akhirat....Aamiin.


Yuk SHARE kebaikan & jangan lupa gabung channel telegram kami di :  t.me/kajianislam

Rabu, 19 Juli 2017

Sayangi Aku Bunda

Ada 13 permintaan anak yang mungkin tidak pernah mereka ucapkan:..*

1. Cintailah aku sepenuh hatimu.

2. Jangan marahi aku di depan orang banyak.😡

3. Jangan bandingkan aku dengan Kakak atau adikku atau orang lain.👐

4. Ayah Bunda jangan lupa, aku adalah fotocopy-mu.

5. Kian hari umurku kian bertambah, maka jangan selalu anggap aku anak kecil.🙇

6.  Biarkan aku mencoba, lalu beritahu aku bila salah.🏃

7. Jangan ungkit-ungkit kesalahanku.🙈

8. Aku adalah Ladang Pahala bagimu.🎁

9. Jangan memarahiku dengan mengatakan hal-hal buruk, bukankah apa yang keluar dari mulutmu sbgai orang tua adalah doa bagiku?😔

10. Jangan melarangku hanya dengan mengatakan "JANGAN" tapi berilah penjelasan kenapa aku tidak boleh melakukan sesuatu.😇

11. Tolong ayah ibu, jangan rusak mentalku dan pemikiranku dengan selalu kau bentak-bentak aku setiap hari.

12. Jangan ikutkan aku dalam masalahmu yang tidak ada kaitannya denganmu. Kau marah sama yang lain, aku imbasnya.

13. Aku ingin kau sayangi cintai karena engkaulah yang ada dikehidupanku dan masa depanku.

*"SEMOGA BERMANFAAT, BAGI PARA ORANG TUA"*

Selasa, 18 Juli 2017

Bunda,Pendidik Utama

Bismillaah

Bun...pendidik utama itu memang dirimu sendiri.

Madrasah utama sekaligus madrasah terbesar.

Mau masukin anak ke sekolah sehebat apapun...tetap yg akan nampak pada anak2mu adalah hasil didikanmu.

Berhentilah berandai2 bahwa anak akan soleh solehah secara otomatis tanpa campur tanganmu setelah engkau masukkan ke sekolah keren, terakreditasi, mahal, islam terpadu, dan aneka kelebihan tempat pendidikan dimanapun juga sekalipun itu pondok pesantren.

Ihtiar kita memasukkan ke sekolah yg lingkungannya baik.
Doakan selalu.
Selama anak belajar, di rumah lakukan amalan.
Entah memperbanyak tilawah, membaca kitab, melakukan shalat sunat, dan perbuatan baik lainnya.
Jika membereskan urusan rumah tangga dan urusan lain lakukan sambil mengingat Allah.
Krn tersambung.
Kita di rumah lalai melakukan hal2 sia2 maka anak pun bisa jadi lalai di sekolah.
Kita di rumah fokus melakukan hal2 baik maka insyaallah anak pun bisa fokus di sekolah.

Saat anak di rumah,
Itulah sebenarnya pendidikan yg sebenarnya.
Apa yg mereka lihat sehari2 itu yg akan mereka tiru.
Mgkn jika tidak sekarang, tapi kelak akan.

Di sekolah,
~Mereka belajar bahwa hanya Allah yg berhak disembah dan dimintai pertolongan, mereka akan tertanam dlm hati jika melihat orangtuanya mengutamakan keridhaan Allah dlm setiap perkara, dan melihat jika ada masalah orangtuanya bergegas wudhu dan shalat memohon pertolongan hanya pd Allah.
~Mereka belajar keutamaan shalat awal waktu, mereka akan amalkan jika mereka sehari2 melihat orang tuanya shalat awal waktu tanpa terlihat terbebani.
~Mereka belajar mengaji, mereka akan amalkan jika melihat orang tuanya mengaji dgn penuh kenikmatan.
~Mereka belajar berkata baik atau diam, mereka akan mengamalkan jika melihat orangtuanya  pun bicara secara baik dan tidak terdengar sedang berghibah, mengumpat, apalagi caci maki orang lain di hadapan anak2.
~Mereka belajar pentingnya bersedekah, mereka akan bersedekah tanpa ragu jika sering dilibatkan belajar sedekah dan melihat orangtuanya berbagi.
~Mereka belajar tata tertib dan aneka disiplin, mereka akan tertib dan disiplin jika terbiasa melihat orangtuanya pun hidup tertata.
~Mereka belajar bahwa pemboros adalah temannya syetan, mereka akan belajar hemat jika sehari2 melihat dlm hidupnya tidak ada kemubaziran.
Begitu juga hal lainnya.
Perkara menutup aurat, perkara melihat ayahnya senantiasa shalat di mesjid, perkara menghormati sesama dan tetangga, termasuk perkara2 yg nampak sepele seperti misal kebiasaan kita membuang sampah.
Semua akan membekas di ingatan anak dan membuahkan amal kelak di kemudian hari.

One said, life is an echo.

Everything will come back to you.

Barang siapa menanam dia akan menuai.

Iya sepertinya tidak mudah.
Krn mmg disitu ujiannya.
Tapi kalo udah tau tugasnya, siapkan perangkatnya, niat sungguh2, doa minta dimudahkan maka Allah akan senantiasa bimbing.
Sambil diri kita sendiri pun terus belajar.
Krn perintah belajar itu tidak terhenti terus sampai ajal memanggil.

Inget bab ini jika merasa ingin menyerah, bahwa kelak setiap orang tua akan ditanya ttg amanah yg dititipkan Allah pdnya.

Hisabnya akan sangat detail.

Barakallaahu fiikum
❤ bunda kaska

Minggu, 16 Juli 2017

Anak-Anak Subuh

Anak-Anak Subuh 

Ada anak lelaki yang hampir setiap subuh ikut berjamaah, ia berdiri dan duduk persis di sebelah Ayahnya. Meniru semua gerakan Ayahnya, si Ayah sholat sunnah ia ikut, begitu seterusnya. 

Ada anak usia sekitar tiga tahun yang kadang-kadang ikut Ayahnya ke masjid. Wajahnya terlihat baru bangun tidur, masih pakai diapers pula. Berdiri persis di samping Ayahnya mengikuti Ayahnya sholat sunnah sebelum subuh. Sampai gerakan sujud nggak bangun lagi, hingga Ayahnya selesai sholat, ternyata ia tertidur sambil sujud. 

Ada lagi anak yang usianya juga sekitar tiga tahun. Juga berdiri di sebelah Ayahnya, namun pada saat sholat subuh tak berapa lama setelah takbir dan Imam membaca alfatihah, ia ngeloyor meninggalkan barisan. Hingga sholat subuh usai, biasanya ia duduk di pojok masjid menunggu Ayahnya selesai. 

Ada pula Ayah yang membawa anaknya ke masjid dalam kondisi masih terlelap. Di gendong turun dari mobilnya, sampai ke masjid dan bahkan hingga jamaah bubar si anak tetap terlelap. Meski sang Ayah sudah mencoba membangunkannya. Maklum, masih usia dua tahun. 

Yang menarik ada anak yang rajin ke masjid padahal tidak ada Ayahnya. Entah bagaimana ibunya mendidik, menarik pastinya. Meski tanpa Ayah yang sudah lama meninggal, ia tetap rajin ke masjid. 

Selama masih ada barisan anak-anak yang berangkat ke masjid di subuh hari, meskipun dengan berbagai kepolosan perilakunya, maka masih jelas masa depan agama ini. 

Selama masih ada orang tua, terutama para Ayah yang berupaya mengajak serta anak-anaknya sholat subuh berjamaah di masjid, akan kokohlah barisan pejuang agama Allah. Negara pun akan selamat. 

Khawatir lah bila sudah tidak ada kalangan muda dalam barisan jamaah subuh di masjid-masjid, bagaimana nasib ummat ini di masa datang? 

Ada riwayat yang terbaca, salah satu rahasia kehebatan para pejuang Aceh, yang membuat penjajah kesulitan mengalahkan rakyat Aceh adalah, Teuku Umar dan para panglima memilih pasukannya dari masjid-masjid di waktu subuh. 

Mereka yang bangun subuh adalah para pejuang. Orang-orang yang bersungguh-sungguh, yang telah bisa mengalahkan rasa lelah dan malasnya, tak turuti kantuknya, menguasai egonya. 

Kagum kepada para orang tua yang tak lelah mengenalkan, mengajarkan dan memberi contoh kepada anak-anaknya untuk sholat berjamaah subuh di masjid. Kelak anak-anak ini menjadi pribadi yang tangguh raga dan jiwanya. 

Tak perlu khawatir, bila subuh saja bisa dikuasai, kelak masa depan bisa digenggam. @bayugawtama

Minggu, 02 Juli 2017

Yang Indah Mempesona

🇳🇦🇸🇪🇭🇦🇹
🍃🌼  *YANG INDAH MEMPESONA* 🌼🍃
*Oleh : Syaikh Ali ath-Thanthawi _rahimahullahu_*


( نفسك ) عالم عجيب !
يتبدل كل لحظة و يتغير
ولا يستقر على حال
تحب المرء فتراه ملكاً 
ثم تكرهه فتُبصره شيطاناً 
و ما كان ملكاً ولا كان شيطاناً
و ما تبدّل !
و لكن تبدلت ( حالة نفسك )

👉🏻 *Dirimu* adalah dunia yang aneh❗
〽 Selalu berubah-ubah setiap saat
📍Tidak ajeg (tetap) dalam satu kondisi ... 
❤ Ketika kau mencintai seseorang, kau lihat dia bak malaikat
💔 Lalu ketika kau membencinya, kau pandang dia seperti setan 
❗Padahal dia bukanlah malaikat dan bukan pula syaithan!
❗ *Dia tidaklah berubah!*
👉🏻 Namun, kondisi dirimulah yang berubah ❗

و تكون في مسرة 
فَ ترى الدنيا ضاحكة 
ثم تراها و أنت في كدر ،
باكية قد فرغت في سواد الحداد 
ما ضحكت الدنيا قطّ ولا بكت !
و لكن كنت أنت : 
( الضاحك الباكي ) 

💝 Ketika dirimu bersuka cita 
👁 Kau pandang dunia dengan luapan tawanya
❣Kemudian saat dirimu dirundung susah 
💦 Kau lihat dunia  menangis di dalam kegelapan duka 🌑

🌎 Padahal dunia sama sekali tidaklah tertawa apalagi menangis ❗
🖤 Akan tetap dirimulah yang tertawa lagi menangis ❗

مسكين جداً أنت 
" حين تظن أن الكُره يجعلك أقوى "
وأن الحقد يجعلك اذكى 
وأن القسوة والجفاف هي ما تجعلك 
إنساناً محترماً ! 

❗Betapa kasihan dirimu
🌪 Ketika kau kira bahwa kebencian itu dapat membuatmu lebih kuat
🔥 Ketika iri dengki kau kira dapat membuatmu lebih pandai
💥 Ketika sikap kasar lagi kaku kau kira dapat menjadikanmu orang yang terhormat!

تعلّم أن تضحك مع من معك
وأن تشاركه ألمه ومعاناته
عش معه وتعايش به عش كبيراً ،

🌷 Belajarlah untuk tertawa bersama orang di sekitarmu 
🌼 Belajarlah untuk turut merasakan rasa sakit dan penderitaan mereka
🌹 Hiduplah bersama mereka dengan saling berinteraksi dan hidup rukun bersama

وتعلم أن تحتوي كل من يمر بك 
ولاتصرخ عندما يتأخر صديقك 
ولاتجزع حين تفقد شيئاً يخصك
تذكر أن كل شيء قد كان في
لوحة القدر قبل أن تكون 
شخصاً من بين ملايين البشر !

✅ Belajarlah untuk mempedulikan setiap orang yang melewatimu
❎ Janganlah berteriak ketika sahabatmu datang terlambat
❎ Jangan pula resah ketika kau kehilangan sesuatu yang spesial bagimu
❇ Ingatlah, bahwa segala sesuatu telah ditetapkan di dalam catatan takdir ‼
♣ Sebelum menjadi seseorang, yang berada diantara berjuta-berjuta manusia! 

ان خسرت شيئاً :
فتذكر انك قد ربحت أشياء 
وان فاتك موعد : 
فتذكر انك قد تلحق موعداً آخر !
 
🍃 Apabila kau merasa rugi (karena kehilangan) sesuatu 
🌱 Maka ingatlah, bahwa kau mendapatkan keuntungan di dalam banyak hal 🎁
🍂 Apabila kau terlewatkan suatu janji
☘ Maka ingatlah kau mendapatkan janji yang lain! 

مهما كان الألم مريراً
ومهما كان القادم مجهولاً 
افتح عينيك للأحلام والطموح 
فغداً يوم جديد 
وغداً أنت شخص جديد

♻ Betapapun rasa pedih datang silih berganti
🌐 Dan betapapun masa depan tidak bisa diketahui
👀 Bukalah kedua matamu untuk menyongsong impian dan harapan
🌤 Karena besok adalah hari yang baru
☀ Dan esok pula dirimu menjadi orang yang baru!

هل تعلم أن الحكمة الشهيرة : 
"رضا الناس غاية لا تدرك"
دائما يتناقلها الناس مبتورة وغير مكتملة وأنها بتكملتها من أروع الحكم وهي :
"رضا الناس غاية لا تدرك ورضا الله غاية لا تترك ، فاترك ما لا يدرك ، وأدرك ما لا يترك"

🌈 Tahukah dirimu sebuah hikmah yang terkenal (yang berbunyi) :
🌈 *“Keridhaan manusia itu adalah tujuan yang tidak dapat diraih”* 
📌 Yang seringkali dinukil banyak orang secara tidak lengkap
📍 Padahal secara lengkapnya ucapan ini adalah hikmah yang paling indah, (yaitu) :
🌈  *“Keridhaan manusia itu adalah tujuan yang tidak dapat diraih”*
🌈  *“Sedangkan keridhaan Allah itu adalah tujuan yang tidak boleh ditinggalkan”* ❤
🌈  *“Karena itu tinggalkan apa yang tidak dapat diraih, dan raihlah apa yang tidak boleh ditinggalkan”* ‼

لايلزم أن تكون وسيما لتكون جميلا ولا مداحا لتكون محبوبا ولا غنيا لتكون سعيدا يكفي أن ترضي ربك وهو سيجعلك عند الناس جميلا و محبوبا و سعيدا

🌷Tidak mesti kau harus menjadi tampan dulu baru bisa menjadi indah
🌷Tidak mesti kau harus banyak memuji dulu agar bisa dicintai 🌷
🌷Tidak mesti kau harus kaya dulu supaya bisa bahagia 🌷
🌹 Cukuplah dirimu diridhai oleh tuhanmu ‼
💐 Maka inilah yang akan menjadikanmu indah, dicintai lagi bahagia di sisi manusia

لو أصبت 99 وأخطأت مرة واحدة
لعاتبوك بالواحدة وتركوا الـ 99
هؤلاء هم البشر ! 

🔰 Sekiranya kau benar sebanyak 99x lalu kau salah sekali saja
〽 Niscaya manusia akan mencelamu lantaran yang satu ini dan mengabaikan yang 99
❗ Karena mereka adalah manusia

و لو أخطأت 99 مرة وأصبت مرة 
لـ غفر اللہ ال 99 وقبل الواحدة
ذاك هو ربي.
🔰 Akan tetapi sekiranya kau bersalah sebanyak 99x namun hanya benar sekali saja
♻ Niscaya Allah akan ampuni yang 99 dan menerima yang satu tadi
✅ Karena Dia-lah tuhan kita! ‼

ℳـ₰✍
​✿❁࿐❁✿​
@abinyasalma 
____

✉Grup WhatsApp Al-Wasathiyah Wal I'tidål
♻Telegram:  https://bit.ly/abusalma 
🌐 Blog : alwasathiyah.com
💠Facebook : http://fb.me/abinyasalma81
🔰Youtube : http://bit.ly/abusalmatube
📷 Instagram : http://instagram.com/abinyasalma/
🌀Mixlr : http://mixlr.com/abusalmamuhammad/

Down Payment

Question Answer 


HUKUM PEMESANAN MAKANAN DENGAN DP

➖➖➖➖➖➖➖➖

❓ Pertanyaan 

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ    

Ustadz,  bagaimana hukumnya  pemesanan makanan (dlm jumlah tertentu) yang pakai DP. Biasanya orang minta DP padahal barangnya blm ada, bahan2nya juga belum ada. mereka belanja dg uang muka tsb. 
kalau barangnya ada satuan harga, kita bisa bayar DP yg diminta dg memisahkan transaksi jadi 2
- barang yg dibayar lunas sebesar DP yg diserahkan
- hutang, sebesar sisanya..

bolehkah disiasati dg cara demikian ustadz, spy transaksinya halal..

lalu bagaimana jika orangnya minta DP utk pemesanan yg tidak bisa dirinci satuan harganya.. 

afwan, menambahkan, 
maksudnya, sebagian transaksi salam, sebagian hutang.

mohon penjelasannya ustadz. syukron

➖➖➖➖➖➖➖➖➖
✔ Jawaban

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Harus dipahami dulu perbedaan :
➖Bai'us Salam / Salaf (Jual beli dg cara pesanan/inden/forward buying) ➡ Hukumnya boleh 
➖Bai'ul Urbun (Jual beli dg cara memberi uang muka/down payment/panjer/porsekot) ➡ Hukumnya diperselisihkan 
➖Bai'ud Dain bid Dain (Jual beli hutang dengan hutang)  ➡ Haram

Saya jelaskan ringkasnya... 

Bai'us Salam
Jual beli barang/jasa yg spesifik yg ditunda penyerahannya dalam tempo tertentu dg pembayaran kontan/tunai di awal. 
Bai'us salam itu kebalikan dari jual beli kredit. Barang diterima dulu baru bayar belakangan.
Diantara syarat Bai'us Salam itu adalah harus tunai (full payment) di awal. Kalo tdk full, maka bukan akad salam jadinya. Namun Bai'ud Dain bid Dain (Jual beli hutang dg hutang) 

Bai'ud Dain bid Dain
Adalah transaksi dimana pembeli berhutang kepada penjual dan penjual juga berhutang kepada pembeli. 

Bai'ul Urbun
Yaitu jual beli dengan cara pembeli memberikan uang muka (panjer) sebagai tanda jadi kpd penjual, dimana :
➖Jika terjadi jual beli, maka uang panjer tsb merupakan bagian dari harga. 
➖Jika tdk terjadi jual beli (batal), maka uang panjer tsb menjadi hak penjual. 
Hukumnya diperselisihkan ulama,  namun pendapat yg kuat adalah boleh.


Agar lbh mudah dipahami, kita contohkan :

✅ Ummu Naufal jualan kue. Lalu Ummu Farah bermaksud memesan kue ke Ummu Naufal dalam jumlah yang banyak (misal 100 box), sehingga harus _indent_. Anggap saja harganya per box 10.000 sehingga total harganya 1.000.000.

Transaksi 1 :
Ummu Farah membayar uang 1 juta tunai ke Ummu Naufal, dg kesepakatan kue harus ready pada besok lusa dg spesifikasi kue yg disepakati baik jenis dan jumlah (misal kue pastel isi daging sebanyak 100 biji) 
Maka ini disebut dg transaksi salam, hukumnya mubah

Transaksi 2 :
Ummu Farah pesan kue 100 box seharga 1 juta ke Ummu Naufal. 
Lalu Ummu Farah memberi uang muka sebesar 200.000 misalnya. Dg perjanjian :
➖Kalo Ummu Farah jadi ambil, maka tinggal bayar kekurangannya, yaitu 800.000
➖Kalo tiba² ga jadi pesan alias batal, maka uang muka tsb menjadi milik Ummu Naufal. 
Ini disebut Bai'ul Urbun.
Hukumnya diperselisihkan ulama. Namun yg lbh kuat adalah boleh hukumnya. 
Karena yang 200.000 yang diterima Ummu Naufal, akan menjadi kompensasi atas kerugian jika Ummu Farah ga jadi order.


Transaksi 3
Ummu Farah mesan kue sebagaimana di atas, namun tanpa uang muka atau pelunasan di awal. Jadi hanya mesan saja. 
Ini disebut dengan Ba'iul Istishna' yang hukumnya diperselisihkan. Hanafiyah membolehkannya, sedangkan jumhur melarangnya.

Transaksi 4 
Ummu Farah mesan kue sebagaimana di atas, namun dibayar dengan cara memberi uang muka 500.000 (tidak penuh), di sini ada khilaf dan perincian... :
➖Jika batal, Ummu Naufal mengembalikan uang tsb ke Ummu Farah. Maka ini bukan Bai'ul Urbun. Namun tmsk Bai'ud Dain bid Dain 
Karena Ummu Farah berhutang pelunasan pembayaran ke Ummu Naufal, dan Ummu Naufal berhutang kue ke Ummu Farah. 
➖Akadnya displit menjadi dua :
1⃣ DP 500.000 tsb dianggap sebagai salam utk kue senilai dengannya (Yaitu 50 box) 
2⃣ Sisanya yang 50 box dianggap sebagai al-Wa'du an yuslaf (janji pemesanan) atau istishna 

Maka akad seperti ini adalah boleh, wallahu a'lam.

✍@abinyasalma 
____