Selasa, 14 Juni 2016

Membaca Al Quran Terbata-bata

๐Ÿ” BERDOSAKAH TERBATA-BATA DALAM MEMBACA AL-QUR'AN?

PERTANYAAN:
Aku mendengar bahwasanya siapa yang membaca Al-Qur an sedangkan bacaannya tidak baik (terputus-putus) akan mendapatkan dosa, apakah hal ini benar? dan apakah berarti menghentikan (tidak) membaca Al-Qur an lebih utama dari pada membacanya dengan terputus-putus?


JAWABAN:
Hal tersebut terbagi menjadi dua kondisi:
๐Ÿƒ Kondisi pertama: 
Bahwasanya dia mampu untuk memperbaiki kesalahannya dalam membaca, yaitu memungkinkan adanya orang yang memperbaiki dan mengajarkan bacaan yang benar untuknya, maka dalam kondisi seperti ini tidak boleh baginya untuk mempertahankan bacaan yang terputus-putus tersebut, maka wajib baginya untuk memperbaiki bacaannya tersebut, karena ia mampu untuk melakukannya.

๐Ÿƒ Kondisi kedua: 
Bahwa ia tidak mampu untuk memperbaiki bacaannya, maka ia membaca dengan kadar kemampuannya dalam membaca, dan tidak meninggalkan membaca Al-Qur an, karena Nabi Shallallahu ‘Alaihi wasallam bersabda:
 
“ุงู„ْู…َุงู‡ِุฑُ ุจِุงู„ْู‚ُุฑْุขู†ِ ู…َุนَ ุงู„ุณَّูَุฑَุฉِ ุงู„ْูƒِุฑَุงู…ِ ุงู„ْุจَุฑَุฑَุฉِ، ูˆَุงู„َّุฐِูŠ ูŠَู‚ْุฑَุฃُ ุงู„ْู‚ُุฑْุขู†َ ูˆَูŠَุชَุชَุนْุชَุนُ ูِูŠู‡ِ ูˆَู‡ُูˆَ ุนَู„َูŠْู‡ِ ุดَุงู‚ٌّ ู„َู‡ُ ุฃَุฌْุฑَุงู†ِ” 

“Orang yang mahir dalam membaca Al-Qur’an maka mereka bersama para Malaikat yang mulia lagi terpuji. Adapun orang yang membaca Al-Qur’an dengan terbata-bata dan sulit membacanya, maka baginya dua pahala.” (HR. Muslim 1898) 

Maka baginya pahala bacaan dan pahala kesulitannya.

_________________________

๐Ÿ“š Syaikh Shalih al-Fauzan, Al-Muntaqa Min Fatawa 2/38

๐ŸŒ Telegram : ShahihFiqihWanita
➡️ Join klik bit.ly/1S3K8sW

๐Ÿ“ฑ Instagram : ShahihFiqihWanita
➡️ Join klik bit.ly/1QjQTkC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar