Senin, 22 Agustus 2016

Perhatikanlah Ucapanmu


📎 PERHATIKAN UCAPANMU

👤 Ibnu Hibban rahimahullah berkata : 
“Orang yang berakal seharusnya lebih banyak mempergunakan kedua telinganya daripada mulutnya. Dia perlu menyadari bahwa dia diberi telinga dua buah, sedangkan diberi mulut hanya satu, adalah supaya dia lebih banyak mendengar daripada berbicara. 
🔴 Sering kali seseorang menyesal di kemudian hari akibat perkataan yang dia ucapkan, sementara diamnya dia tidak akan pernah membawa penyesalan. 
🔴 (Perlu diketahui pula) bahwa menarik diri dari perkataan yang belum diucapkan adalah lebih mudah daripada mencabut perkataan yang telah terlanjur diucapkan.  
🔴 Karena biasanya jika seseorang tengah berbicara, maka kata-katanyalah yang akan menguasai dirinya, sebaliknya jika tidak berbicara, maka ia mampu untuk mengontrol kata-katanya."
(Raudhah al-Uqala wa Nuzhah al-Fudhala, 45) 

  
Banyak kita temui disekitar kita orang yang meremehkan perkataan-perkataan yang dengan mudahnya terlepas dari lisannya, serta pula tidak mempedulikan dampak baik buruknya. Padahal Rasulullah shallahu alaihi wasallam sudah mengingatkan kita.  
 
 إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مَا يَتَبَيَّنُ مَا فِيْهَا , يَهْوِي بِهَا فِي النَّارِ أَبْعَدُ مَا بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ
 
“Seringkali seorang hamba mengucapkan suatu perkataan yang tidak ia pikirkan dampaknya, padahal ternyata (dengan) perkataan itu akan menjerumuskannya ke neraka yang dalamnya lebih jauh dari jarak timur dengan barat." (HR. Bukhori 6477 dan Muslim 7407) 
 
_______________________________ 
 
👤 Abdullah bin Suyitno (عبدالله بن صيتن)  
 
🌐 Telegram : ShahihFiqihWanita 
➡️ Klik bit.ly/1S3K8sW  
 
📱 Instagram : ShahihFiqihWanita 
➡️ Klik bit.ly/1QjQTkC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar